top of page

Pogapa Pone salah satu jenis Kopi dari Papua

  • Writer: Gibran Fachri
    Gibran Fachri
  • Mar 23, 2018
  • 1 min read

Pogapa Pone

Orang bilang tidak ada yang kebetulan di dunia ini. Begitu pula yang terjadi dengan awal pengembangan kopi di Pogapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua.Alkisah pada suatu hari seorang pace bertemu dengan seorang misionaris yang membawa “sebuah tanaman” yang indah sekali dan belum pernah ia lihat seumur hidupnya. Karena jatuh suka, maka pace meminta tanaman itu untuk menghiasi pekarangan rumahnya. Sang misionaris yang girang melihat semangat orang Papua untuk menanam kopi. Misionaris itu segera memberikan beberapa bibit kopi yang dia bawa dari Afrika. Dengan gembira, pace membawa tanaman itu. Entah siapa yang memberitahu pace itu bahwa tanaman itu bernama kopi dan bisa dijadikan minuman. Kini, Pogapa Pone dikembangkan dan dipasarkan oleh PT Mineserve dan mulai bisa didapatkan di pasar domestik Papua. Di Timika bahkan kini ada Kedai Kopi Pogapa Pone yang menyajikan beberapa pilihan sajian kopi yang dihasilkan di tanah suku Moni tersebut.Di kedai kopi itu, selain minum kopi kita bisa mencicipi biji kopi Pogapa secara gratis. Awalnya aku ragu dan bergumam, “Macam luwak saja aku makan biji kopi.” Tapi setelah dicoba ternyata enak juga rasanya. Dibandingkan dengan kopi Amungme Gold, Kopi Pogapa Pone rasanya tidak terlalu keras. Kemasan 250 gram Pogapa Pone dijual di kedai kopi tersebut seharga Rp.50.000.

Comments


  • Facebook Social Icon
  • Instagram Social Icon

© 2018 kaum penikmat kopi/gibran. Proudly created with Wix.com

bottom of page